Penulis: Intan Kw
TVRINews, Jakarta
Seluruh penumpang kapal selam wisata Titanic yang berjumlah 5 orang dinyatakan tewas. Hal itu diumumkan usai ditemukannya beberapa puing kapal.
Kelima penumpang tersebut termasuk seorang miliarder dan penjelajah Hamish Harding, seorang penjelajah Perancis Paul-Henry Nargeolet, Shahzada Dawood dan putranya, Suleman Dawood, anggota keluarga terpandang di Pakistan, dan CEO OceanGate Expeditions sekaligus pilot kapal selam Titan Stockton Rush.
Laksamana Muda Coast Guard Amerika Serikat (AS) John Mauger mengatakan kendaraan bawah laut yang dioperasikan dari jarak jauh (remotely operated vehicle/ROV) menemukan kerucut ekor kapal selam Titan sekitar setengah kilometer dari haluan Titanic di dasar laut.
Baca juga: Mahfud MD kukuhkan anggota KPI Pusat dan Dewan Pengawas LPP TVRI
"ROV kemudian menemukan puing-puing tambahan. Setelah berkonsultasi dengan para pakar dari komando terpadu, puing-puing itu konsisten dengan ledakan dahsyat ruang tekanan (pressure chamber)," kata Mauger seperti yang dikutip oleh tvrinews.com, Jumat, 23 Juni 2023.
"Saya menyampaikan belasungkawa terdalam bagi keluarga yang ditinggalkan," tambah Mauger.
Sejumlah laporan mengatakan bahwa perangkat sonar bawah laut menangkap suara keras pada Selasa, 20 Juni 2023 dan Rabu, 21 Juni 2023 di area tempat kapal selam itu menghilang.
Menurut Mauger, tampaknya tidak ada hubungan antara bunyi dan lokasi kapal selam di dasar laut.
Sebagai informasi, Perusahaan kapal Ocean Gate Expeditions menggunakan kapal selam berkapasitas lima orang itu untuk mencapai bangkai Titanic yang berada 3.800 meter di bawah permukaan laut.
Akan tetapi pada Minggu, 18 Juni 2023 kapal itu hilang lebih dari 600 kilometer di lepas pantai Newfoundland, Kanada timur saat menyelam menuju bangkai kapal Titanic di Atlantik Utara.
Baca juga: Empat Tersangka Korupsi Dukcapil Maybrat Ditahan
Editor: Redaktur TVRINews
