
Penulis: Ricardo Julio
TVRINews, Semarang
Lonjakan volume kendaraan pemudik yang menuju wilayah Jawa Tengah terus menunjukkan peningkatan signifikan pada periode puncak arus mudik Lebaran 2026. Guna mengantisipasi kepadatan, PT Jasa Marga (Persero) Tbk resmi meneruskan rekayasa lalu lintas satu arah atau one way lokal hingga ke ruas Jalan Tol Semarang–Solo.
Penerapan skema one way lokal ini diberlakukan mulai dari KM 414 Gerbang Tol (GT) Kalikangkung di ruas Jalan Tol Batang–Semarang hingga KM 459 Salatiga di ruas Jalan Tol Semarang–Solo. Langkah ini diambil sebagai upaya strategis untuk mengurai penumpukan kendaraan yang datang dari arah barat menuju wilayah selatan dan timur Jawa Tengah.
Senior Manager Representative Office 2 PT Jasamarga Transjawa Tol, M Faried Sulistamtama, menuturkan bahwa meskipun terjadi peningkatan volume, kondisi lalu lintas di wilayah Semarang dan sekitarnya hingga saat ini terpantau tetap terkendali.
“Berdasarkan pemantauan terkini di lapangan, lalu lintas masih menunjukkan peningkatan volume, namun arus kendaraan tetap bergerak lancar. Di antaranya terpantau pada KM 427+000, kecepatan rata-rata kendaraan mencapai 74 km/jam, yang menunjukkan kondisi lalu lintas berada dalam kategori lancar,” ujar Faried dalam keterangannya pada Kamis 19 Maret 2026.
Petugas di lapangan terus melakukan pemantauan intensif di titik-titik krusial guna memastikan rekayasa lalu lintas berjalan efektif. Jasa Marga juga mengimbau kepada para pengguna jalan agar selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas serta mengikuti arahan petugas di gerbang tol maupun di jalur utama.
Selain itu, pemudik diharapkan memastikan kecukupan saldo uang elektronik dan BBM sebelum memasuki jalan tol, serta memanfaatkan rest area secara bijak agar tidak terjadi penumpukan di bahu jalan yang dapat memicu kemacetan baru.
Editor: Redaktur TVRINews
