Penulis: Lidya Thalia.S
TVRINews, Jakarta
Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Wamenhan RI), Donny Ermawan Taufanto, menerima audiensi Pemuda Masjid Dunia di Kantor Kementerian Pertahanan, Jumat, 27 Februari 2026. Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus diskusi mengenai kontribusi masjid dalam memperkuat stabilitas keamanan dan ketahanan ideologi bangsa.
Dalam audiensi itu, perwakilan Pemuda Masjid Dunia menyampaikan komitmen untuk menjadi mitra strategis Kementerian Pertahanan dalam menjaga stabilitas nasional. Mereka menilai bahwa tantangan pertahanan saat ini semakin kompleks, tidak hanya berupa ancaman fisik, tetapi juga ancaman ideologi, penyebaran disinformasi, hingga pengaruh negatif di ruang digital.
“Kami melihat masjid memiliki peran strategis sebagai pusat pembinaan umat dan penguatan nilai kebangsaan. Karena itu, kami siap bersinergi dengan pemerintah untuk menangkal radikalisme dan ekstremisme,” ujar perwakilan Pemuda Masjid Dunia dalam keterangan tertulis, Sabtu, 28 Februari 2026.
Menanggapi hal itu, Wamenhan Donny Ermawan Taufanto menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang dinilai selaras dengan arah kebijakan pertahanan negara.
“Kementerian Pertahanan menyambut baik komitmen Pemuda Masjid Dunia. Tantangan pertahanan saat ini tidak hanya bersifat militer, tetapi juga menyangkut aspek ideologi, informasi, dan ruang digital,” kata Donny.
Ia menegaskan bahwa upaya menjaga kedaulatan dan stabilitas nasional bukan semata-mata tanggung jawab Kementerian Pertahanan maupun TNI, melainkan menjadi hak dan kewajiban seluruh warga negara.
“Pertahanan negara adalah tanggung jawab bersama. Seluruh elemen bangsa, termasuk komunitas keagamaan dan pemuda, memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan nasional,” tegasnya.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan serta Kepala Badan Cadangan Nasional (Kabacadnas) Kemhan sebagai bentuk dukungan terhadap kolaborasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas dan ketahanan bangsa.
Editor: Redaktur TVRINews
