
Foto: dok. Kementrans
Penulis: Ridho Dwi Putranto
TVRINews, Jakarta
Menteri Transmigrasi, Iftitah Sulaiman Suryanagara, meminta peserta Tim Ekspedisi Patriot (TEP) mengedukasi siswa di kawasan transmigrasi tentang pentingnya menjaga kebersihan toilet.
Hal ini disampaikan dalam Live Streaming Sharing Session Mentrans Episode 4 di Instagram, Selasa, 9 September 2025.
Iftitah menekankan, pembangunan toilet sekolah melalui program Trans Gotong Royong bukan sekadar fasilitas fisik, tetapi bagian dari pendidikan karakter dan upaya membangun kawasan mandiri yang berdaya saing.
“Jadi pendidikan dimulai dari toilet. Kalau toiletnya dan dapurnya bersih, itu mencerminkan karakter penghuninya,” ujar Iftitah dalam keterangan tertulis, Selasa, 9 September 2025.
Menteri Transmigrasi meminta para Patriot TEP untuk mengajarkan cara menggunakan dan merawat kebersihan toilet kepada siswa SD dan SMP.
“Bagaimana menjaga kebersihan toilet sebelum digunakan, selama digunakan, dan setelah digunakan harus benar-benar bersih,” tambahnya.
Iftitah mengingatkan pentingnya nilai kebersihan sejak kecil, yang diajarkan guru sebagai bagian dari pembentukan karakter siswa.
“Kehadiran fasilitas toilet sekolah ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi sarana pendidikan karakter. Para Patriot transmigran bisa ikut berkontribusi agar toilet tetap terjaga dan bermakna bagi pendidikan,” jelasnya.
Selain pembangunan toilet, Kementerian Transmigrasi melalui Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi akan membangun 167,3 km jalan, 300 meter jalan, 27,9 km drainase, 31 unit sarana air bersih, serta 970 unit rehabilitasi sekolah dan fasilitas umum lainnya.
Baca juga: DPR RI Siap Perjuangkan Perlindungan dan Kesejahteraan Pekerja Ojol
Editor: Redaksi TVRINews
