
Penulis: Ricardo Julio
TVRINews, Aceh
Pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana di wilayah Aceh dan Sumatra Barat terus menunjukkan perkembangan positif. Proyek yang melibatkan sinergi antara personel TNI dan masyarakat setempat ini mencakup berbagai tahapan, mulai dari perangkaian rangka bangunan hingga penyelesaian unit hunian secara utuh.
Berdasarkan informasi yang diperoleh pada Minggu, 8 Februari 2026, pembangunan huntara di Desa Batu Sumbang, Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur, masih terus berlangsung. Di lokasi tersebut, rangka besi bangunan telah berdiri di sejumlah titik, sementara sebagian lainnya masih dalam proses perangkaian. Personel TNI bersama warga tampak bergotong royong meratakan tanah sebagai persiapan fondasi unit huntara.
Bergeser ke wilayah Sumatra Barat, progres pembangunan huntara tercatat lebih signifikan. Sebanyak sembilan unit huntara dilaporkan telah rampung 100 persen dan siap digunakan. Unit-unit yang telah selesai ini tersebar di Kabupaten Lima Puluh Kota, Kabupaten Agam, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Pesisir Selatan, Kota Padang, serta Kabupaten Tanah Datar.
Meskipun banyak yang sudah selesai, masih terdapat satu unit huntara di Nagari Puluik-Puluik, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan, yang pengerjaannya mencapai 45 persen. Di lokasi ini, rangka besi sudah berdiri dan material bangunan telah tersedia untuk mempercepat penyelesaian.
Pemandangan serupa terlihat di Kabupaten Tanah Datar, tepatnya di Nagari Bungo Tanjung, Kecamatan Batipuh. Personel TNI bersama warga aktif melakukan kerja bakti memasang dinding pada rangka yang sudah terpasang atap galvalume. Sementara di Nagari Sumpur, Kecamatan Batipuh Selatan, pembangunan huntara yang dikerjakan sepenuhnya oleh personel TNI telah memasuki tahap akhir atau finishing.
Selain huntara, persiapan pembangunan hunian tetap (huntap) mulai terlihat di Kota Padang Panjang. Di Kelurahan Tanah Hitam, personel TNI telah bersiaga di lahan kosong yang akan menjadi lokasi pembangunan. Menariknya, huntap yang dibangun di Kelurahan Ekor Lubuk, Kecamatan Padang Panjang Timur, mengusung desain modern berbentuk segitiga dengan material batako kombinasi warna abu-abu dan kuning, serta menggunakan rangka baja ringan yang menyerupai hunian perkotaan.
Langkah percepatan ini diharapkan dapat segera memberikan tempat tinggal yang layak dan aman bagi para penyintas bencana guna memulai kembali aktivitas kehidupan mereka secara normal.
Editor: Redaktur TVRINews
