
Malaria Merebak di Nias Selatan, Lebih dari 1.200 Warga Terjangkit
Penulis: Redaksi TVRINews
TVRNews, Gunungsitoli
Lebih dari 1.263 warga di Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, terjangkit malaria dalam kurun waktu Januari hingga September 2024. Pemerintah Kabupaten Nias Selatan telah memperpanjang status Kejadian Luar Biasa (KLB) malaria selama satu bulan ke depan untuk menanggulangi wabah ini.
Kasus malaria ini terutama tersebar di Pulau-pulau Batu, Pulau Tello, dan Pulau Simuk. Sebanyak 11 orang dilaporkan meninggal dunia akibat penyakit ini, dan lebih dari 1.200 warga telah dinyatakan positif melalui rapid test yang dilakukan oleh petugas kesehatan setempat.
Bupati Nias Selatan, Hilarius Duha, menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara serta pemerintah pusat dalam upaya menangani wabah malaria yang terus meluas.
"Tim terpadu Satgas Penanganan Malaria dan Demam Berdarah di Kepulauan Batu diminta bekerja maksimal," ucap Hilarius.
Selain itu, akan meningkatkan penyemprotan fogging di area hunian, fasilitas pendidikan, kesehatan, dan area terbuka hijau.
Editor: Redaktur TVRINews
