
Indonesia–Polandia Perkuat Kerja Sama di Bidang Pendidikan Tinggi dan Riset
Penulis: Nirmala Hanifah
TVRINews, Jakarta
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) telah menjalin kerja sama dengan Pemerintah Polandia dalam upaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia di berbagai bidang strategis. Hal tersebut, diungkapkan oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie, dalam pertemuan dengan Duta Besar Polandia untuk Indonesia, H.E. Barbara Szymanowska, di kantor Kemdiktisaintek, Jakarta.
Dalam pertemuan itu dibahas sejumlah program kolaborasi, antara lain pertukaran mahasiswa, pengiriman dosen Indonesia untuk studi pascasarjana di Polandia, serta kerja sama riset di bidang prioritas nasional seperti ketahanan pangan, energi, dan kesehatan.
“Presiden Prabowo berpesan untuk meningkatkan jumlah dokter spesialis serta mendorong ketahanan pangan dan energi. Hal ini bisa kita wujudkan melalui kolaborasi dengan Polandia, yang memiliki perguruan tinggi unggul di bidang-bidang tersebut,” ujar Wamen Stella dalam keterangan yang diterima tvrinews.com pada Kamis, 16 Oktober 2025
Pada kesempatan tersebut, Duta Besar Polandia, Barbara Szymanowska, menyambut baik rencana tersebut. Ia menuturkan bahwa biaya hidup di Polandia relatif terjangkau dibandingkan negara-negara Eropa lainnya, serta banyak universitas yang menyediakan program berbahasa Inggris, menjadikannya destinasi menarik bagi mahasiswa internasional.
Selain itu, Polandia membuka peluang program riset jangka pendek dan beasiswa bagi warga negara Indonesia. Pemerintah Polandia juga berencana memperkuat kerja sama pendidikan tinggi dalam bidang penerbangan dan geologi.
“Kami akan memberikan data lengkap terkait perguruan tinggi terbaik dan demografi mahasiswa Polandia untuk mempermudah rencana kerja sama ke depan,” ungkap Dubes Barbara.
Sebagai tindak lanjut, Kemdiktisaintek akan memperjelas prosedur penyetaraan ijazah luar negeri, khususnya untuk bidang kedokteran spesialis, serta menyampaikan daftar program kolaborasi internasional yang telah berjalan dengan negara lain.
Pada kesempatan yang sama, Dubes Barbara juga menawarkan pengiriman guru Bahasa Polandia ke sejumlah perguruan tinggi di Indonesia. Saat ini, kelas Bahasa Polandia baru tersedia di Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya.
“Kami siap membantu menjalin komunikasi dengan kampus-kampus potensial di Indonesia yang tertarik membuka kelas Bahasa Polandia,” kata Wamen Stella.
Pertemuan ini juga membahas potensi kerja sama di sektor industri gim dan ekonomi kreatif, mengingat Polandia memiliki industri gim yang kuat, sementara Indonesia menunjukkan pertumbuhan pesat dalam bidang animasi, desain, dan pengembangan gim.
“Bidang gaming memiliki nilai ekonomis tinggi di Indonesia. Kita dapat mendorong beasiswa dan seminar terkait pengembangan gim agar SDM kita semakin siap bersaing,” ujar Wamen Stella.
Menanggapi hal tersebut, Dubes Barbara menambahkan bahwa kolaborasi kedua negara dapat memperkuat kapasitas SDM, baik di Indonesia maupun di Polandia.
“Tidak hanya industri gaming, tetapi kita juga dapat mengembangkan sumber daya manusianya,” ucap Dubes Barbara.
Pertemuan ini menjadi langkah awal yang menjanjikan dalam penguatan hubungan bilateral Indonesia–Polandia, khususnya di bidang pendidikan tinggi, riset, dan ekonomi kreatif.
Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, kedua negara berharap dapat melahirkan inovasi, talenta unggul, dan kerja sama akademik yang memberi manfaat luas bagi masyarakat.
Editor: Redaksi TVRINews
