
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam acara Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) di RSAB Harapan Kita, Jakarta, Kamis (26/2/2026). (dok. TVRINews/Nisa Alfiani)
Penulis: Nisa Alfiani
TVRINews, Jakarta
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa investasi di sektor kesehatan merupakan bentuk investasi terbaik bagi masa depan bangsa. Hal itu disampaikannya dalam acara terkait dukungan pembiayaan infrastruktur rumah sakit oleh Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) di Indonesia.
Dalam sambutannya di RSAB Harapan Kita, Jakarta, Kamis (26/2/2026), Menkes menekankan bahwa pembangunan rumah sakit tidak bisa dipandang sekadar sebagai proyek pembangunan fisik. Lebih dari itu, pembangunan fasilitas kesehatan merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
“Ini bukan hanya membangun gedung. Dengan membangun infrastruktur rumah sakit, kita membangun kehidupan. Kita membangun masa depan anak-anak yang kelak akan memajukan negara ini," ujar Menkes dalam pernyataan di RSAB Harapan Kita, Jakarta, Kamis (26/2/2026).
Menkes, yang memiliki pengalaman panjang di dunia perbankan, menjelaskan bahwa dalam praktik investasi, pertanyaan utama yang kerap muncul adalah seberapa besar tingkat keuntungan atau return on investment yang akan diperoleh. Namun, menurutnya, pendekatan tersebut perlu dilihat lebih luas ketika berbicara tentang sektor kesehatan.
“Sebagai Menteri Kesehatan, saya menyadari bahwa investasi terbaik adalah investasi pada manusia. Kita bisa berinvestasi di pelabuhan, bandara, jalan tol, atau pembangkit listrik. Tapi dari sudut pandang saya, investasi dengan imbal hasil terbesar adalah investasi di pendidikan dan kesehatan,” katanya.
Ia juga menyoroti masih tingginya beban penyakit pada anak-anak Indonesia, termasuk sejumlah penyakit kronis seperti Down syndrome, leukemia, dan diabetes tipe 1. Kondisi tersebut, jika tidak ditangani dengan baik, akan berdampak langsung pada produktivitas generasi mendatang.
“Kalau mereka tidak hidup sehat, produktivitas dan kontribusi mereka terhadap GDP di masa depan akan turun drastis. Karena itu, investasi di kesehatan dan pendidikan adalah kunci,” tambahnya.
Menkes pun menyampaikan apresiasi atas dukungan AIIB dalam pembiayaan pembangunan infrastruktur kesehatan di Indonesia. Ia menilai langkah tersebut sebagai bentuk investasi strategis yang tidak hanya berdampak pada layanan kesehatan, tetapi juga pada pertumbuhan ekonomi jangka panjang.
“Saya percaya dengan jelas, sebagai Asian Infrastructure Investment Bank, AIIB telah membuat salah satu investasi terbaiknya dengan berinvestasi di sektor kesehatan Indonesia,” ujarnya.
Ke depannya, Menkes berharap kolaborasi ini dapat memperkuat sistem layanan kesehatan nasional sekaligus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan.
Editor: Redaktur TVRINews
