TVRINews, Jakarta
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyelenggarakan “Pentas Pelajar 2026” sebagai ruang ekspresi kreativitas, bakat, dan karya pelajar Indonesia.
Acara tersebut menghadirkan beragam kegiatan, mulai dari Festival Band Pelajar, pemutaran film pendek dan lokakarya, demo komik digital, jajanan pasar, hingga berbagai aktivitas interaktif lainnya. Festival Band Pelajar menjadi salah satu acara utama dengan menghadirkan 14 band terbaik jenjang SMP, SMA, dan SMK dari berbagai daerah di Indonesia.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menyampaikan apresiasi terhadap kreativitas para pelajar yang tampil dalam festival tersebut. Ia hadir langsung sebagai juri dan menilai para finalis yang membawakan aransemen baru terhadap lagu “Rukun Sama Teman”.

“Poin penting yang menunjukkan kreativitas itu harus melampaui, dan kalian berani keluar dari genre musik aslinya. Itu luar biasa,” kata Mu'ti, dikutip Minggu, 24 Mei 2026.
Menurutnya, keberanian para pelajar dalam mengaransemen ulang lagu menunjukkan potensi seni dan kreativitas generasi muda Indonesia yang terus berkembang.
“Sebuah kreativitas yang sangat berani. Menurut saya ini contoh bagaimana anak-anak Indonesia punya potensi seni yang hebat,” ujarnya.
Pada kompetisi tersebut, juara pertama diraih oleh SMK Negeri 10 Bandung, juara kedua oleh SMA Negeri 4 Denpasar, dan juara ketiga oleh SMA Negeri 1 Pangkalan Bun.
Perwakilan SMK Negeri 10 Bandung, Leonel, menjelaskan bahwa kelompoknya berupaya menghadirkan aransemen yang tidak hanya menarik secara musikal, tetapi juga mampu menyampaikan pesan lagu secara kuat kepada pendengar.
“Dari liriknya kami ingin menekankan bahwa lagu ini bukan hanya untuk dinyanyikan saja, tetapi juga dihayati dan kemudian dilakukan oleh para pendengar. Hal itu bisa dikemas dengan musik yang gembira, riang, bertempo cepat. Jadi pendengar bisa lebih menghayati dan mengekspresikan semangat dari gerakan Rukun Sama Teman, untuk kemudian mengimplementasikannya,” jelas Leonel.
Sementara itu, Bulan dari SMA Negeri 4 Denpasar mengungkapkan bahwa kelompoknya memilih aransemen pop-jazz karena ingin mengeksplorasi pendekatan baru dalam membawakan lagu tersebut.
“Kami suka sekali mengeksplorasi sesuatu yang baru. Kebetulan kami senang dengan lagu Rukun Sama Teman, jadi kami pikir kalau dibawakan dengan gaya seperti itu juga akan bagus,” pungkasnya.
Melalui Pentas Pelajar 2026, Kemendikdasmen mendorong tumbuhnya ruang-ruang kreatif yang positif bagi pelajar Indonesia. Semangat “Rukun Sama Teman” diharapkan tidak hanya hadir dalam karya seni, tetapi juga menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari, melalui sikap saling mendukung, menghargai perbedaan, dan menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi semua.










