TVRINews, Samosir
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Lamhot Sinaga menyalurkan beasiswa senilai sekitar Rp180 juta kepada 442 pelajar berprestasi keturunan Parsadaan Pomparan Toga Sinaga Dohot Boru (PPTSB) di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Bantuan pendidikan tersebut bersumber dari dana pribadi Lamhot.
Beasiswa diberikan kepada pelajar yang meraih peringkat pertama, kedua, dan ketiga pada jenjang SD, SMP, serta SMA/SMK.
Penyerahan beasiswa dilakukan setelah pelantikan Pengurus PPTSB Cabang Samosir 1, 2, dan 3 periode 2026–2030 di pelataran Tugu Toga Sinaga, Desa Urat, Kecamatan Palipi, Samosir, Sabtu, 19 September 2026.
Lamhot mengatakan pemberian beasiswa tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap prestasi yang telah dicapai para pelajar. Menurutnya, prestasi pendidikan perlu mendapatkan dukungan agar anak-anak memiliki motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan.

“Bantuan beasiswa ini merupakan apresiasi saya kepada anak-anak keturunan Toga Sinaga yang telah menunjukkan prestasi dalam pendidikan. Saya berharap bantuan ini dapat menambah semangat mereka untuk terus belajar,” kata Lamhot dalam keterangan tertulis yang diterima tvrinews.com, Minggu, 20 September 2026.
Politis Fraksi Partai Golkar itu mengatakan, pendidikan merupakan investasi penting bagi masa depan bangsa. Karena itu, dukungan terhadap pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga membutuhkan perhatian keluarga, masyarakat, dan berbagai pihak.
Menurut Lamhot, kondisi ekonomi keluarga seharusnya tidak menjadi penghalang bagi anak untuk mempertahankan prestasi dan melanjutkan pendidikan. Dukungan yang diberikan, meskipun nilainya tidak besar, dapat membantu memenuhi kebutuhan sekolah sehari-hari.
“Gunakan bantuan ini untuk kebutuhan sekolah. Bisa untuk membeli buku, sepatu, tas, atau kebutuhan lain yang menunjang kegiatan belajar. Yang paling penting, jangan berhenti belajar dan terus tingkatkan prestasi,” ujarnya.
Berdasarkan rekapitulasi penerima, sebanyak 170 pelajar tercatat sebagai peraih juara pertama. Masing-masing menerima bantuan sebesar Rp500.000 sehingga total bantuan untuk kelompok tersebut mencapai Rp85 juta.
Selanjutnya, sebanyak 142 pelajar merupakan peraih juara kedua. Setiap pelajar mendapatkan bantuan sebesar Rp400.000 dengan total bantuan sebesar Rp56,8 juta.
Adapun sebanyak 130 pelajar yang meraih juara ketiga menerima bantuan masing-masing Rp300.000. Total bantuan untuk kelompok tersebut mencapai Rp39 juta.
Dengan demikian, jumlah keseluruhan penerima beasiswa mencapai 442 pelajar. Berdasarkan rincian tersebut, total nilai bantuan yang disalurkan mencapai Rp180,8 juta atau sekitar Rp180 juta.
Lamhot mengatakan bantuan tersebut diberikan menggunakan dana pribadi sebagai bentuk kepedulian terhadap peningkatan kualitas pendidikan, khususnya bagi generasi muda di lingkungan keluarga besar Toga Sinaga.
Ia berharap para penerima tidak melihat beasiswa semata-mata sebagai bantuan finansial, tetapi juga sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras dan prestasi yang telah mereka capai. Penghargaan itu, menurut dia, harus diterjemahkan dengan semangat untuk mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi.

“Prestasi yang diraih hari ini jangan menjadi titik akhir. Jadikan ini sebagai motivasi untuk belajar lebih baik, mengejar pendidikan yang lebih tinggi, dan kelak memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Lamhot.
Lamhot menambahkan, pembangunan sumber daya manusia merupakan bagian penting dari upaya mempersiapkan generasi Indonesia menghadapi tantangan ke depan. Pendidikan yang baik, menurut dia, akan memberikan bekal bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi sekaligus mengambil peran dalam pembangunan.
Ia juga berharap dukungan terhadap pendidikan dapat terus diperluas sehingga semakin banyak anak yang memperoleh kesempatan untuk berkembang sesuai dengan kemampuan dan prestasinya.
“Kita ingin anak-anak ini tumbuh menjadi generasi yang berprestasi, memiliki pendidikan yang baik, dan mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan Indonesia,” pungkas Lamhot.










