
Penulis: Redaksi TVRINews
TVRINews, Ternate
Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, melaporkan Gunung Dukono kembali mengalami erupsi pada Minggu pagi. Letusan tersebut menyemburkan abu vulkanik setinggi 1.600 meter dari atas puncak gunung.
Petugas PGA Dukono, Bambang Sugiono, dalam keterangan tertulis yang diterima di Ternate, menjelaskan bahwa erupsi terjadi pada pukul 08.33 WIT. Kolom abu teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal dan condong ke arah barat laut.
Ia menjelaskan, erupsi tersebut terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi 166,67 detik. Saat ini, Gunung Dukono yang memiliki ketinggian 1.087 meter di atas permukaan laut masih berstatus Level II atau Waspada.
PGA Dukono mengimbau masyarakat di sekitar gunung serta pengunjung atau wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, maupun mendekati Kawah Malupang Warirang dalam radius 4 kilometer dari pusat erupsi.
“Mengingat letusan dengan abu vulkanik terjadi secara periodik dan sebaran abu mengikuti arah serta kecepatan angin, sehingga area terdampak abu tidak tetap,”kata Bambang dalam keterangan yang dikutip, Minggu, 5 April 2026.
Masyarakat juga diingatkan untuk selalu menyediakan masker guna menghindari dampak abu vulkanik terhadap kesehatan, terutama gangguan pada sistem pernapasan.
Sebelumnya, PGA Dukono juga melaporkan erupsi pada Jumat malam dengan tinggi kolom abu mencapai 3.000 meter di atas puncak. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal mengarah ke barat laut. Erupsi tersebut terekam di seismogram dengan amplitudo 14 mm dan durasi 158,21 detik.
Editor: Redaktur TVRINews
