
ILUNI FKUI Gelar Bakti Sosial dan Pengabdian Masyarakat untuk Korban Banjir Jabotabek
Penulis: Redaksi TVRINews
TVRINews, Jakarta
Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (ILUNI FKUI) bersama dengan Tim Bantuan Medis Badan Eksekutif Mahasiswa FKUI (TBM BEM FKUI) menyelenggarakan kegiatan bakti sosial dan pengabdian masyarakat berupa pengobatan gratis serta penyaluran bantuan logistik untuk korban banjir di wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jabotabek).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program "ILUNI FKUI Peduli Banjir Jabotabek" sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial para alumni FKUI terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir. Kegiatan ini diadakan pada 8 dan 9 Maret 2025 di dua tempat.
Bantuan yang diberikan mencakup layanan pengobatan dan skrining kesehatan gratis untuk korban banjir di Bekasi serta bantuan logistik dan makanan siap saji untuk masyarakat di daerah Pengadegan, Jakarta Selatan.
Kegiatan pengobatan dan skrining kesehatan gratis dilaksanakan di Gedung Gudang BNPB di Jati Asih, Bekasi, sementara penyaluran bantuan logistik dan makanan siap saji dilakukan di lokasi pengungsian korban banjir di kantor Kelurahan Pengadegan, Pancoran, Jakarta Selatan.
Yudi Yuwono Wiwoho selaku Ketua Tim Bantuan Banjir Jabotabek ILUNI FKUI, menyampaikan banjir yang melanda wilayah Jabotabek telah menyebabkan banyak masyarakat kehilangan tempat tinggal dan mengalami berbagai masalah kesehatan.
"Sebagai dokter dan alumni FKUI, kami merasa terpanggil untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Melalui kegiatan bakti sosial ini, kami berharap dapat memberikan bantuan medis yang dibutuhkan dan mencegah terjadinya penyakit pascabanjir yang sering muncul pada situasi seperti ini," kata Yudi.
Sementara itu, Yogi Prabowo selaku Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat dan Kebencanaan ILUNI FKUI, menjelaskan pihaknya mengerahkan tim medis yang terdiri dari dokter umum, dokter spesialis, dan tenaga kesehatan lainnya untuk memberikan layanan pengobatan dan skrining kesehatan kepada korban banjir.
"Kami juga memberikan edukasi kesehatan tentang pencegahan penyakit pascabanjir seperti diare, leptospirosis, dan penyakit kulit. Selain itu, kami mendistribusikan obat-obatan dan vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh masyarakat di tengah kondisi lingkungan yang kurang ideal pascabanjir," ucap Yogi.
Wawan Mulyawan selaku Ketua Umum ILUNI FKUI menekankan pentingnya kolaborasi dan solidaritas dalam menghadapi bencana.
"Kegiatan ILUNI FKUI Peduli Banjir Jabotabek ini merupakan wujud nyata kepedulian dan peran aktif para alumni FKUI dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana. Kami mengajak semua alumni FKUI di seluruh Indonesia untuk turut berpartisipasi dan berkontribusi dalam kegiatan ini. Bersama-sama dengan TBM BEM FKUI, kami dapat memberikan bantuan yang lebih luas dan bermakna bagi masyarakat yang membutuhkan," ujar Wawan.
Tim Bantuan Medis BEM FKUI yang terlibat dalam kegiatan ini juga memberikan kontribusi signifikan dengan mengerahkan mahasiswa-mahasiswa kedokteran untuk membantu proses skrining kesehatan dan pengobatan gratis.
Kolaborasi antara alumni dan mahasiswa ini menjadi bukti kuat adanya kesinambungan semangat pengabdian yang terus dijaga di lingkungan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
ILUNI FKUI berkomitmen untuk terus memantau kondisi kesehatan masyarakat di wilayah terdampak banjir dan siap memberikan bantuan lanjutan sesuai dengan kebutuhan yang berkembang di lapangan.
Program "ILUNI FKUI Peduli Banjir Jabotabek" akan terus berlangsung hingga kondisi kesehatan masyarakat terdampak banjir pulih sepenuhnya.
Editor: Redaktur TVRINews
