
Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Tokyo
Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang Nurmala Kartini Pandjaitan Sjahrir menyerahkan salinan resmi Surat Kepercayaan (True Copy of Credential) dan Letter of Recall di Kantor Kementerian Luar Negeri Jepang, Tokyo, Selasa, 17 Februari 2026.
Dokumen tersebut diterima oleh Chief of Protocol Kementerian Luar Negeri Jepang, Miyashita Tadayuki.
Kartini menyebut momentum ini sebagai langkah awal yang penting dalam memperkuat hubungan diplomatik Indonesia dan Jepang, sekaligus memperdalam kerja sama di berbagai sektor strategis.
Menurutnya, kedua negara berkomitmen dalam penguatan hubungan diplomatik dan peningkatan kerja sama di berbagai bidang strategis. Termasuk pertahanan dan keamanan, ekonomi, people-to-people exchanges, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

"Indonesia dan Jepang juga sepakat untuk semakin mengintensifkan implementasi Kemitraan Strategis Komprehensif Indonesia–Jepang sebagai fondasi kerja sama yang berkelanjutan dan saling menguntungkan,” ujar Kartini, yang didampingi Wakil Duta Besar Maria Renata Hutagalung dan Koordinator Fungsi Protokol dan Konsuler Dara Yusilawati, Selasa, 17 Februari 2026.
Ia menambahkan hubungan kedua negara selama ini dibangun di atas kepercayaan dan kolaborasi yang konsisten.
“Dengan semangat kolaborasi, Indonesia dan Jepang terus melangkah maju sebagai mitra strategis yang erat dan terpercaya,” ucap Kartini.

Penyerahan salinan Surat Kepercayaan ini menandai dimulainya tugas resmi Kartini sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Jepang, yang juga merangkap Federasi Mikronesia.
Adapun penyerahan Surat Kepercayaan asli dijadwalkan akan dilakukan kepada Naruhito dalam waktu mendatang, sesuai dengan protokol diplomatik yang berlaku di Jepang.
Editor: Redaksi TVRINews
