Penulis: Ricardo Julio
TVRINews, IKN
Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) resmi menggandeng tiga investor baru dengan total investasi mencapai Rp1,275 triliun guna mempercepat pengembangan ekosistem hunian dan pusat aktivitas ekonomi di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP). Penandatanganan perjanjian kerja sama ini mencakup pembangunan apartemen, perkantoran, hingga fasilitas kuliner dan olahraga yang dijadwalkan mulai berjalan pada 2026 mendatang.
Kerja sama baru ini melibatkan PT Hauptstadt Indonesia Borneo, PT Starbright International Investment, dan PT Oceans Resto Nusantara. Selain itu, dilakukan pula adendum perjanjian kerja sama dengan PT Balikpapan Ready Mix dan PT Citadel Group Indonesia sebagai langkah kepatuhan terhadap regulasi terbaru.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan para pelaku usaha yang terus menunjukkan komitmennya untuk berinvestasi dan berkontribusi dalam pembangunan ekosistem perkotaan di Ibu Kota Nusantara.
“Saya berterima kasih atas kepercayaan dari bapak ibu sekalian, untuk membangun investasi di IKN. Kami sampaikan, bahwa disini kami masih membutuhkan sektor perhotelan, termasuk logistik atau restoran. Apalagi, dengan adanya SMA Taruna Nusantara yang akan beroperasi tahun ini. Kalau sudah melihat, mulai dibangun juga kawasan yudikatif dan legislatif. Jadi, ini akan menjadi crowd kita melalui ekosistem perkotaan yang akan bertambah sampai dengan tahun 2028,” tegas Basuki.
Otorita IKN terus memberikan dukungan terhadap kemudahan berusaha serta percepatan proses perizinan bagi para pelaku usaha yang berinvestasi di kawasan Nusantara. Basuki menilai bahwa saat ini merupakan momentum yang tepat bagi pelaku usaha untuk menjajaki berbagai peluang bisnis di Ibu Kota Nusantara.
“Kami akan mendukung apapun yang dibutuhkan. Tidak perlu takut terkait proses perizinan, apalagi izin mendirikan bangunan. Insyaallah, akan kami dukung, termasuk memberikan proses percepatan perizinan bagi bapak ibu sekalian yang melakukan investasi disini (Ibu Kota Nusantara). Ini adalah waktu yang terbaik untuk melakukan investasi di Nusantara,” pungkasnya.
Salah satu pelaku usaha yang menandatangani kerja sama pada kesempatan ini adalah PT Starbright International Investment. Perusahaan tersebut akan mengembangkan apartemen suite, restoran, ritel, serta kawasan perkantoran yang dijadwalkan mulai dibangun pada kuartal II tahun 2027.
Selain itu, PT Hauptstadt Indonesia Borneo akan membangun kafe bergaya pesawat terbang dengan konsep lounge and mini sport pada kuartal III tahun 2026. Adapun PT Oceans Resto Nusantara akan memulai perencanaan pembangunan restoran seafood terkemuka pada kuartal II tahun 2026.
Direktur Utama PT Starbright International Investment, Lu Keming, menyampaikan keyakinannya terhadap prospek pengembangan kawasan di Ibu Kota Nusantara.
“Sebagai Presiden pendiri Kamar Dagang untuk Hainan, kami akan secara aktif mempromosikan proyek investasi di Ibu Kota Nusantara untuk menarik lebih banyak investor dan memulai bisnis disini. Kami bersyukur dan merasa terhormat mendapat kesempatan berinvestasi di Ibu Kota Nusantara. Kami optimis dengan adanya Ibu Kota Nusantara ini, yang akan menjadi kota terindah di dunia,” ujarnya.
Penandatanganan ini menjadi sinyal positif bagi dunia usaha bahwa Ibu Kota Nusantara merupakan destinasi investasi yang menjanjikan, didukung oleh komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan optimal dan kepastian hukum.
Editor: Redaktur TVRINews
