
Tugas Perdana Menkeu Purbaya untuk PNS Kemenkeu: Jangan Cuma ‘Main Aman’
Penulis: Fityan
TVRINews – Jakarta
Purbaya Minta Jajaran Kemenkeu Keluar dari "Echo Chamber" dan Melek Isu Global, Siap Bawa Perubahan Besar
Menteri Keuangan (Menkeu) baru, Purbaya Yudhi Sadewa, langsung tancap gas di hari pertamanya bertugas. Setelah resmi menjabat, Purbaya menyampaikan pesan khusus yang bisa dibilang "tak biasa" kepada seluruh jajaran PNS Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Ia tidak hanya meminta dukungan, tetapi juga menantang mereka untuk lebih berani dan berpikiran terbuka menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.
Dalam pidato serah terima jabatan di Gedung Kemenkeu pada Selasa (9/9), Purbaya terang-terangan meminta jajarannya untuk tidak hanya fokus pada isu-isu kecil yang menghambat. Ia menginginkan Kemenkeu menjadi institusi yang lebih responsif dan strategis.
"Biasakan dengar dari luar, jangan terjebak dalam 'echo chamber'," tegas Purbaya, seperti dikutip dari siaran pers Kemenkeu.
Istilah ini merujuk pada kebiasaan lingkungan yang hanya mendengarkan suara-suara internal, yang berpotensi menghambat inovasi dan pandangan baru. Purbaya menekankan pentingnya memanfaatkan teknologi untuk mendapatkan wawasan segar dan tidak naif dalam menyusun kebijakan.
"Jaga Terus Integritas, Uang Rakyat untuk Rakyat"
Purbaya juga mengingatkan tentang dua tantangan besar yang menurutnya harus diantisipasi: perlambatan ekonomi global dan perubahan iklim. Menurutnya, Indonesia tidak bisa lagi menghindar dari isu-isu geopolitik yang terus berkembang.
"Indonesia tidak bisa lepas dari perkembangan geopolitik, oleh karena itu jajaran Kemenkeu harus paham kondisi terkini isu-isu strategis," ujarnya.
Mantan staf ahli di berbagai lembaga ini juga menyoroti dampak nyata dari perubahan iklim, yang menurutnya akan memengaruhi sektor krusial seperti pertanian, perikanan, dan energi. Untuk itu, ia menggarisbawahi perlunya kebijakan fiskal yang tepat dan adaptif.
Di akhir sambutannya, Purbaya kembali menekankan inti dari tugas PNS Kemenkeu: menjaga integritas. Dengan puluhan ribu pegawai yang tersebar di seluruh Indonesia, ia berpesan agar setiap tindakan dan setiap rupiah uang rakyat digunakan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat.
"Kita harus jaga terus integritas dalam tiap tindakan, setiap rupiah uang rakyat dan kita harus pastikan uang itu digunakan sebaik-baiknya untuk kepentingan rakyat," pungkas Purbaya, menutup pidatonya dengan pesan yang kuat.
Baca juga: Sri Mulyani Pamit: Terima Kasih dan Maaf dari Hati untuk Negeri
Editor: Redaksi TVRINews
