Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta
Presiden RI Prabowo Subianto menerima Ketua dan anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN) bersama sejumlah menteri terkait untuk membahas perkembangan ekonomi global di Jakarta, Rabu, 11 Maret 2026.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan pertemuan tersebut juga membahas potensi dampak eskalasi konflik di Timur Tengah terhadap perekonomian dunia maupun Indonesia.
Dalam pertemuan tersebut, menurut Seskab Teddy, disampaikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan gas nasional saat ini berada dalam kondisi mencukupi.
"Pemerintah akan terus memantau perkembangan harga energi global dan menyiapkan langkah-langkah mitigasi agar dampaknya terhadap APBN tetap terkendali," kata Seskab Teddy yang dikutip oleh tvrinews.com dari akun media sosial Sekretariat Kabinet, Kamis, 12 Maret 2026.
Selain itu, Presiden Prabowo menekankan pentingnya mempercepat program swasembada energi sebagai upaya memperkuat ketahanan nasional di tengah dinamika geopolitik global.
Menurut Seskab Teddy, Presiden Prabowo juga mendorong percepatan digitalisasi pemerintahan, termasuk melalui program percontohan digitalisasi penyaluran bantuan sosial. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan efisiensi serta transparansi belanja negara.
"Presiden meminta seluruh jajaran pemerintah terus mengantisipasi perkembangan situasi global dan memastikan stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga," ujar Seskab Teddy.
Editor: Redaktur TVRINews
