
Penulis: Nisa Alfiani
TVRINews, Jakarta
Mobilitas masyarakat selama periode angkutan Lebaran 2026 kembali menunjukkan tren peningkatan. Garuda Indonesia Group melaporkan telah melayani lebih dari 1,1 juta penumpang pada periode 14–29 Maret 2026.
Kontribusi terbesar datang dari Citilink, yang mencatat 681.162 penumpang melalui 4.357 penerbangan di seluruh rute domestik dan internasional.
Puncak arus mudik pada 29 Maret 2026 menjadi momen bersejarah bagi Citilink. Dalam satu hari, maskapai berbiaya hemat tersebut melayani sekitar 48 ribu penumpang, angka tertinggi sejak perusahaan berdiri.
Direktur Utama Citilink, Darsito Hendroseputro, menegaskan capaian ini menunjukkan soliditas sistem operasional perusahaan serta meningkatnya kepercayaan masyarakat.
“Rekor jumlah penumpang harian ini adalah bukti bahwa layanan Citilink dan Garuda Indonesia Group semakin mendapat tempat di hati masyarakat. Kami terus memastikan armada siap, layanan operasional prima, dan kenyamanan pelanggan menjadi prioritas,” ujar Darsito, dalam keterangannya, Kamis, 9 April 2026.
Garuda Indonesia Group juga mencatatkan tingkat keterisian kursi atau seat load factor (SLF) sebesar 86%, menunjukkan permintaan perjalanan yang konsisten selama masa libur panjang.
Di sisi lain, ketepatan waktu penerbangan (on-time performance/OTP) kelompok usaha ini mencapai 92,08%, tertinggi dalam tiga tahun momentum Lebaran.
Darsito menambahkan, peningkatan kinerja di musim puncak perjalanan ini juga didukung kebijakan pemerintah yang menurunkan harga tiket sejumlah rute domestik selama periode Lebaran.
“Kebijakan tarif yang lebih terjangkau serta antusiasme masyarakat terhadap program perjalanan seperti ‘Mudik ke Jakarta’ berperan besar mendongkrak trafik tahun ini,” jelasnya.
Kinerja positif tersebut mempertegas peran Garuda Indonesia Group dalam menyediakan layanan transportasi udara yang aman, andal, dan mudah dijangkau selama musim mudik.
Editor: Redaktur TVRINews
