
Foto: Istana Merdeka, Jakarta.
Penulis: Ridho Dwi Putranto
TVRINews, Jakarta
Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas (ratas) bersama sejumlah menteri bidang ekonomi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 11 Februari 2026. Rapat ini disebut berkaitan dengan pertemuan Presiden dengan para pengusaha nasional pada awal pekan.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto tiba di Istana sekitar pukul 13.07 WIB. Ia belum memerinci agenda rapat, namun mengisyaratkan pembahasan terkait audiensi Presiden dengan pelaku usaha pada 9-10 Februari 2026.
“Nanti kita tunggu ya,” ujar Airlangga singkat.
Menurutnya, pertemuan Presiden dengan pengusaha sebelumnya membahas kondisi perekonomian nasional. Rapat hari ini, kata dia, memiliki keterkaitan dengan hasil audiensi tersebut.
“Kita tunggu saja nanti yang di dalam,” imbuhnya.
Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa kehadirannya untuk melaporkan perkembangan sektor pangan nasional. Fokus laporan mencakup komoditas beras dan jagung, termasuk hilirisasi, harga, serta ketersediaan stok.
“Progres pangan khususnya beras, kemudian jagung dan hilirisasi, harga juga, stok pangan,” kata Amran.
Selain Airlangga dan Amran, rapat terbatas turut dihadiri Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, serta Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara Dony Oskaria.
Rapat terbatas ini menjadi bagian dari koordinasi pemerintah dalam merespons dinamika ekonomi nasional, termasuk isu pangan dan energi yang menjadi perhatian utama.
Editor: Redaksi TVRINews
