
Doc. Biro Hukum dan Humas BGN
Penulis: Fityan
TVRINews-Jakarta
Siswa Muslim Terima Paket Makanan Kering untuk Dibawa Pulang
Pemerintah Indonesia memastikan keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sepanjang bulan suci Ramadan.
Meski terdapat penyesuaian operasional untuk menghormati ibadah puasa, target pemenuhan nutrisi bagi pelajar, ibu hamil, dan balita dipastikan tidak akan terhenti.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menjelaskan bahwa skema pemberian makanan bagi siswa beragama Islam akan dialihkan dari makan siang di tempat menjadi paket makanan yang dapat dibawa pulang (take away).
Langkah ini diambil agar siswa tetap mendapatkan asupan gizi berkualitas untuk dikonsumsi saat waktu berbuka atau sahur.
"Bagi siswa yang beragama Muslim, nantinya disediakan makanan kering seperti telur, roti, hingga kurma untuk dibawa pulang ke rumah," ujar Zulkifli dikutip Minggu 15 Februari 2026.

Penyesuaian di Berbagai Lini
Kebijakan ini dirancang secara inklusif dengan mempertimbangkan keberagaman di lingkungan sekolah.
Sementara siswa Muslim menerima paket makanan kering, siswa non-Muslim akan tetap mendapatkan layanan makan bergizi di sekolah sebagaimana jadwal biasanya.
Perubahan waktu distribusi juga berlaku bagi institusi pendidikan berbasis agama.
Di pondok pesantren, penyajian makanan yang biasanya dilakukan pada siang hari akan digeser menjadi hidangan berbuka puasa.
Di sisi lain, Zulkifli menegaskan bahwa kelompok prioritas lainnya tidak akan mengalami perubahan skema.
"Untuk ibu hamil, balita, dan ibu menyusui tetap berjalan normal tanpa perubahan jadwal," tambahnya.

Komitmen Kualitas Nutrisi
Pemerintah menjamin bahwa meskipun jenis menu mengalami modifikasi menjadi bentuk makanan kering atau pergeseran waktu saji, standar kualitas lauk-pauk tidak akan dikurangi.
Program ini tetap pada pemenuhan angka kecukupan gizi nasional guna menekan angka stunting dan meningkatkan kesehatan generasi muda.
Melalui fleksibilitas ini, Zulkifli berharap kebutuhan dasar anak-anak akan nutrisi yang baik dapat terus terpenuhi secara konsisten tanpa terhambat oleh perubahan aktivitas selama bulan puasa.
Editor: Redaktur TVRINews
