
Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka berdialog dengan siswa-siswi SMP Negeri 1 Karang Baru. (Foto: BPMI Setwapres)
Penulis: Ridho Dwi Putranto
TVRINews, Jakarta
SMPN 1 Karang Baru mulai pulih, kebutuhan meja, kursi, dan papan tulis dipercepat.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming meninjau SMP Negeri 1 Karang Baru yang terdampak banjir bandang pada 26 November 2025, untuk memastikan pemulihan sarana pendidikan dan kegiatan belajar mengajar kembali berjalan.
Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah memenuhi hak pendidikan siswa di tengah proses pemulihan pascabencana.
Banjir berdampak luas terhadap warga sekolah. Dari 698 siswa, sebanyak 665 siswa terdampak. Kondisi serupa dialami tenaga pendidik dan kependidikan, di mana 67 dari 71 guru dan staf turut merasakan dampak bencana.
Wapres meninjau langsung kondisi fisik sekolah yang sebelumnya mengalami kerusakan di hampir seluruh fasilitas utama di lantai dasar, termasuk ruang kelas, UKS, laboratorium, musala, ruang guru, ruang kepala sekolah, dan ruang administrasi. Perabot seperti meja, kursi, dan papan tulis dilaporkan rusak parah dan belum sepenuhnya tersedia.
Pembelajaran Sempat Dilakukan Secara Komunal
Pada awal masa masuk sekolah pascabencana, proses belajar mengajar dilakukan secara komunal dengan menggabungkan siswa dari tiga jenjang kelas di ruang yang masih dapat digunakan.
Sejak 28 Januari 2026, pembelajaran mulai dialihkan ke sembilan ruang kelas dengan penggabungan siswa secara bertahap serta penyesuaian jadwal mengajar oleh guru.
Wapres Serap Kebutuhan Mendesak Sekolah
Sesuai arahan Presiden Prabowo, Wapres menegaskan negara hadir memastikan hak anak untuk tetap memperoleh pendidikan. Dalam kunjungan itu, ia menyerap berbagai kebutuhan mendesak sekolah, seperti papan tulis, meja, kursi siswa, laptop dan seragam dinas guru, serta perangkat administrasi berupa komputer dan printer.
Kepala SMPN 1 Karang Baru, Edi Wahyudi, mengatakan Wapres berkomitmen mempercepat pengadaan mebel sekolah.
“Mas Wapres akan mengadakan percepatan pengadaan mebeler (meja, kursi, dan papan) di sekolah kami," ungkap Edi, dikutip Sabtu, 31 Januari 2026.
Ia menambahkan, Wapres juga akan mengoordinasikan percepatan pemulihan bangunan sekolah secara maksimal.
"Mas Wapres akan mengoordinasikan proses pemulihan secara maksimal,” ujar Edi.
Usai dari sekolah, Wapres Gibran melanjutkan peninjauan ke posko pengungsian di Aceh Tamiang sebagai bagian dari rangkaian kunjungan pemantauan dampak bencana di wilayah tersebut.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan pemulihan sektor pendidikan berjalan selaras dengan penanganan dampak bencana, agar aktivitas belajar mengajar dapat kembali berlangsung optimal dan berkelanjutan.
Editor: Redaksi TVRINews
