
Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Banjar
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menegaskan pentingnya sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam menjalankan program prioritas nasional, khususnya Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih.
Hal itu disampaikan saat memberikan arahan kepada Pemerintah Kota Banjar dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Pendopo Kota Banjar, Jawa Barat, Sabtu, 7 Februari 2026.
Wiyagus menilai MBG bukan sekadar program sektoral, melainkan upaya lintas sektor yang membutuhkan keterlibatan aktif pemerintah daerah.
Program tersebut difokuskan pada pemenuhan gizi anak usia sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, serta kelompok rentan sebagai bagian dari investasi jangka panjang pembangunan sumber daya manusia.
“Ini investasi jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia, apalagi kita sedang berada pada era bonus demografi,” ujar Wiyagus dalam keterangan tertulis yang diterima oleh tvrinews.com, Sabtu, 7 Februari 2026.
Ia menambahkan peningkatan kualitas SDM dan kemandirian pangan menjadi pilar utama pembangunan nasional yang sejalan dengan delapan misi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto menuju Indonesia Emas 2045.
Untuk itu, ia meminta pemerintah daerah menjadikan Asta Cita sebagai acuan dalam perencanaan dan pelaksanaan kebijakan daerah lima tahun ke depan.
Selain MBG, Wiyagus juga menyoroti peran strategis Kopdeskel Merah Putih dalam penguatan ekonomi rakyat.
Menurutnya, koperasi tersebut tidak hanya difungsikan sebagai lembaga simpan pinjam, tetapi juga sebagai pusat aktivitas ekonomi desa dan kelurahan.
“Kopdeskel diharapkan mampu menyerap hasil produksi lokal, memperpendek rantai distribusi, dan meningkatkan nilai tambah bagi masyarakat,” kata Wiyagus.
Secara nasional, Wiyagus menyebut telah terbentuk lebih dari 81 ribu unit koperasi secara kelembagaan. Kemendagri berperan memfasilitasi pemerintah daerah dalam pembentukan koperasi, termasuk pemantauan kesiapan lahan untuk mendukung operasional Kopdeskel.
Ia juga mengingatkan pentingnya integritas aparatur daerah dalam seluruh tahapan pelaksanaan program prioritas, mulai dari perencanaan, penganggaran, hingga pengawasan. Menurutnya, integritas menjadi kunci agar program berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.
Di hadapan Forkopimda Kota Banjar, Wiyagus menekankan pentingnya kekompakan lintas unsur sebagai satu kesatuan kerja dalam menyukseskan program nasional. Pemerintah pusat, kata dia, akan terus mendampingi dan memfasilitasi pemerintah daerah dalam proses pelaksanaan.
Usai memberikan arahan, Wiyagus meninjau Stasiun Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Hegarsari Pataruman, Kota Banjar, untuk melihat langsung kesiapan fasilitas serta pelaksanaan layanan pemenuhan gizi di daerah tersebut.
Editor: Redaktur TVRINews
