TVRINews, Jakarta
Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, menilai TVRI memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif nasional melalui penyebarluasan karya dan potensi kreatif anak bangsa kepada masyarakat yang lebih luas.
Hal tersebut disampaikan Riefky saat menghadiri pelantikan Tubagus Fiki Chakara Satari sebagai Direktur Utama Pengganti Antarwaktu (PAW) TVRI periode 2023–2028 di Kantor Pusat TVRI, Jakarta, Senin, 8 Juni 2026.
Menurut Riefky, TVRI tidak hanya berperan sebagai lembaga penyiaran publik, tetapi juga menjadi ruang penting untuk membangun narasi Indonesia sekaligus mendorong lahirnya kreativitas dan inovasi dari berbagai daerah.

"TVRI memiliki posisi strategis dalam membangun narasi Indonesia sekaligus menjadi ruang bagi lahirnya kreativitas dan inovasi anak bangsa. Kami berharap kepemimpinan baru dapat semakin memperkuat posisi TVRI sebagai lembaga penyiaran publik yang relevan, inklusif, dan mampu membuka peluang lebih luas bagi pelaku ekonomi kreatif di berbagai daerah," ujar Riefky dalam keterangan tertulis yang diterima tvrinews.com, Selasa, 9 Juni 2026.
Ia menambahkan, TVRI dapat menjadi sarana yang efektif untuk memperkenalkan potensi ekonomi kreatif Indonesia kepada audiens yang lebih luas. Dengan jangkauan yang dimiliki, TVRI dinilai mampu memperkuat apresiasi masyarakat terhadap karya anak bangsa sekaligus membuka peluang baru bagi para kreator untuk berkembang.
"TVRI dapat menjadi jembatan yang mempertemukan kreativitas para pelaku ekonomi kreatif dengan masyarakat luas. Dengan jangkauan yang dimiliki, TVRI berpotensi memperkuat apresiasi terhadap karya anak bangsa sekaligus membuka peluang yang lebih besar bagi para kreator untuk berkembang," ucapnya.
Lebih lanjut, Riefky juga menilai latar belakang Tubagus Fiki yang memiliki pengalaman di bidang ekonomi kreatif dan kewirausahaan menjadi modal penting dalam membawa TVRI beradaptasi dengan perubahan perilaku audiens dan perkembangan teknologi media.
Diketahui, Tubagus Fiki merupakan akademisi dan pelaku industri kreatif yang aktif dalam berbagai inisiatif pengembangan kota kreatif melalui Bandung Creative City Forum dan Indonesia Creative Cities Network.
Pelantikan Direktur Utama PAW TVRI ini diharapkan semakin memperkuat transformasi lembaga penyiaran publik tersebut di era digital sekaligus memperluas ruang kolaborasi antara dunia penyiaran dan ekosistem ekonomi kreatif Indonesia.










