
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Sailing Pass TNI AL Tahun 2025, Kamis (2/10/2025). (Foto : YouTube/Sekretariat Presiden)
Penulis: Fityan
TVRINews – Jakarta
HUT TNI ke-80: Presiden Prabowo dan Parade Spektakuler di Teluk Jakarta
Presiden Prabowo Subianto hari ini berlayar di Teluk Jakarta dengan menaiki KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992, sebuah kapal rumah sakit canggih milik TNI Angkatan Laut. Kehadiran Presidem Prabowo adalah bagian dari serangkaian acara menjelang perayaan HUT ke-80 TNI, yang jatuh pada 5 Oktober.
Dalam pelayaran tersebut, Prabowo menyaksikan langsung demonstrasi kekuatan militer angkatan laut, termasuk parade kapal perang (sailing pass) yang menampilkan armada tempur terbesar di Asia Tenggara.
Momen ini menjadi sorotan utama bagi publik, terutama dengan keterlibatan langsung kepala negara dalam agenda yang sangat berbau militer ini..
Dari atas geladak KRI Radjiman, Presiden Prabowo bersama rombongan, termasuk Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Agus Subiyanto, dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo, melihat puluhan kapal perang TNI AL melintas. Parade dipimpin oleh KRI Brawijaya-320, kapal perang terbesar di kawasan Asia Tenggara, menunjukkan betapa seriusnya Indonesia dalam menjaga wilayah maritimnya.
Tidak hanya kapal-kapal besar, acara ini juga menampilkan kekuatan udara dan bawah air. Selain 51 kapal perang dari berbagai jenis, termasuk fregat dan korvet, langit di atas Teluk Jakarta juga diramaikan oleh Penerbangan Angkatan Laut (Penerbal). Pesawat Bonanza, Piper, hingga drone nirawak terbang rendah, memamerkan kehebatan teknologi TNI AL.
Puncak dari pertunjukan ini adalah demonstrasi tembakan meriam kapal perang, RBU-6000 anti-kapal selam, dan tembakan Multi Launcher Rocket System (MLRS) RM-70 Grad. "Tembakan itu bukan sekadar pertunjukan, tapi menunjukkan kesiapan tempur kita. Ini pesan jelas bahwa kita siap mempertahankan setiap jengkal perairan Indonesia," kata seorang perwira tinggi TNI AL.
Acara ini akan dilanjutkan dengan seremoni penyematan Tanda Kehormatan Bintang Yudha Dharma Pratama dan Samkaryanugraha kepada 18 prajurit TNI, sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian luar biasa mereka kepada bangsa.
Editor: Redaksi TVRINews
Editor: Redaksi TVRINews
