
Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta
Siaran Piala Dunia 2026 di Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI) yang berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 dinilai memiliki nuansa 'dracin touch'.
Istilah itu merujuk pada fenomena drama China (Tiongkok) yang membuat penonton sulit berhenti mengikuti alur cerita karena berkesinambungan dan penuh emosi.
Dalam konteks Piala Dunia, efek tersebut diibaratkan sebagai daya tarik yang membuat publik terus kembali membuka layar TVRI setiap hari selama 38 hari turnamen berlangsung.
Pandangan itu disampaikan Doktor Penyiaran Publik sekaligus Koordinator Media Center Siaran Piala Dunia 2026 TVRI, Ezki Suyanto, dalam diskusi Rumah Perubahan Lembaga Penyiaran Publik (RP-LPP), Sabtu, 28 Februari 2026.
“Piala Dunia bukan cuma soal bola. Turnamen ini berlangsung 38 hari, ada 104 pertandingan melibatkan 48 tim. Kalau selama 38 hari TVRI ditonton dua pertiga rakyat Indonesia, setelah Piala Dunia selesai, orang bisa saja tetap kembali ke TVRI. Ini seperti menonton dracin, dua hari tidak terasa, tahu-tahu sudah seminggu,” ujar Ezki, Sabtu 28 Februari 2026.
Menurutnya, kekuatan 'dracin touch' terletak pada pembentukan kebiasaan. Awalnya orang mungkin hanya ingin menonton satu pertandingan. Namun karena tayangan hadir setiap hari, ritmenya perlahan membangun pola konsumsi baru.
“Di dunia media, perhatian itu mahal. Kalau 38 hari orang terbiasa buka TVRI, itu bukan sekadar rating. Itu habit,” kata Ezki.
Pandangan serupa disampaikan pemerhati penyiaran publik sekaligus Ketua Pansus RUU Penyiaran 2002 Paulus Widiyanto. Ia menilai momentum hak siar dengan prinsip free-to-air membuka peluang membangun kembali kebiasaan masyarakat menonton TVRI.
“Kalau 38 hari masyarakat terus menonton TVRI karena Piala Dunia, itu artinya peluang. Prinsip free-to-air akan menarik perhatian masyarakat untuk kembali menonton di TVRI. Di situ letak kekuatannya,” ucap Ezki.
Sebagai pemegang hak siar resmi, TVRI akan menayangkan seluruh 104 pertandingan secara langsung dari Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Siaran akan hadir melalui dua kanal digital, yakni TVRI Nasional dan TVRI Sport. Ada dua pola siaran yang diterapkan. Pertama, simulcast dengan pertandingan yang sama di kedua kanal.
Kedua, menayangkan pertandingan berbeda secara bersamaan, terutama saat laga terakhir fase grup ketika beberapa pertandingan digelar dalam waktu yang sama. Jam tayang berlangsung mulai pukul 23.00 hingga 11.00 WIB.
Masyarakat dapat mengakses siaran menggunakan antena UHF biasa dengan mengarahkan ke pemancar TVRI terdekat.
Pastikan televisi sudah mendukung siaran digital atau menggunakan set top box bagi perangkat analog, lalu lakukan pemindaian ulang untuk menemukan kanal TVRI Nasional atau TVRI Sport.
Selain siaran televisi, TVRI juga akan menggelar nonton bareng di sejumlah daerah dengan melibatkan pelaku UMKM setempat.
Piala Dunia 2026 sendiri akan diikuti 48 negara yang terbagi dalam 12 grup dan memperebutkan gelar juara di ajang sepak bola terbesar di dunia tersebut.
Editor: Redaksi TVRINews
