
Penulis: Lidya Thalia.S
TVRINews, Jakarta
Mengantisipasi dampak dua sistem siklon tropis yang tengah berkembang, BMKG menyatakan telah melakukan koordinasi intensif dengan BNPB, Basarnas, dan BPBD daerah. Langkah mitigasi dilakukan sejak bibit siklon terdeteksi.
“Kami memastikan seluruh peralatan observasi cuaca tetap berfungsi, termasuk mendukung operasi modifikasi cuaca yang sudah berlangsung sejak pekan lalu,” ujar Kepala BMKG, Prof. Teuku Faisal Fathani dalam keterangan yang diterima tvrinews, Jumat, 12 Desember 2025.
BMKG menjelaskan bahwa Siklon Tropis Bakung dipastikan terbentuk pada 12 Desember pukul 19.00 WIB dan akan terus menguat hingga beberapa hari ke depan. Sementara itu, bibit siklon 93S masih aktif di selatan Bali–NTB dengan pengaruh yang signifikan terhadap curah hujan dan gelombang.
BMKG menyerukan masyarakat mengikuti arahan BPBD serta menghindari aktivitas di area rawan banjir, longsor, dan pesisir berombak tinggi.
Editor: Redaktur TVRINews
