
Wamen Ekraf, Irene Umar Dorong Mahasiswa Kembangkan Teater Musikal Berbasis Budaya
Penulis: Krisafika Taraisya Subagio
TVRINews, Jakarta
Wakil Menteri (Wamen) Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, mendorong generasi muda untuk mengembangkan industri teater musikal berbasis budaya Indonesia sebagai bagian dari penguatan ekonomi kreatif nasional.
Irene mengapresiasi keberanian mahasiswa dalam mengangkat musik dangdut sebagai kekuatan naratif dalam format teater musikal modern.

"Pikirkan bagaimana kalian dapat mengembangkan industri teater musik di Indonesia. Kalian memiliki talenta yang melimpah di sini. Pagelaran ini menunjukkan lewat kolaborasi lintas sektor dapat menghasilkan karya yang luar biasa," ujar Irene dalam keterangan tertulis, dikutip dari siaran pers yang diterima tvrinews.com, Senin, 6 April 2026.
Ia menegaskan, karya seperti "Musikal Pasar Dangdoet: SEMESTA Berdendang" yang digelar mahasiswa Universitas Prasetiya Mulya, perlu terus didorong karena menjadi bagian penting dalam penguatan ekosistem ekonomi kreatif, khususnya pada subsektor seni pertunjukan dan musik.
Menurutnya, generasi muda saat ini tidak hanya berfokus pada aspek bisnis dan ekonomi, tetapi juga mulai menjadikan kreativitas sebagai penggerak utama pertumbuhan.
"Saya ingin kalian menciptakan peluang tersebut mulai dari bangku kuliah. Apa yang terjadi hari ini bukan hanya karena modal, tetapi juga kegigihan. Generasi muda ini sudah mulai memikirkan bagaimana kreativitas bisa menjadi engine of growth," ucapnya.
Pertunjukan bertema "Diverse Artistry: The SEMESTA Glitz" tersebut mengangkat kisah kehidupan masyarakat pasar tradisional di tengah dinamika kota modern. Cerita berpusat pada tokoh Adeng, seorang pemuda yang bercita-cita menjadi aktor dan komika, namun dihadapkan pada tuntutan keluarga untuk melanjutkan usaha.
Melalui perpaduan musik, komedi, dan konflik keseharian, pementasan ini menggambarkan perjuangan masyarakat kecil dalam menyeimbangkan realitas hidup dan impian.
Pementasan ini juga menjadi bagian dari inisiatif SEMESTA (Semangat Seni Prasetiya Mulya), organisasi teater musikal mahasiswa yang berfokus pada pengembangan seni pertunjukan berbasis budaya Indonesia.
Kementerian Ekonomi Kreatif menilai karya seperti ini sebagai contoh nyata bagaimana generasi muda mampu mengolah kekayaan budaya lokal menjadi produk kreatif bernilai ekonomi sekaligus memperkuat identitas bangsa.
Editor: Redaksi TVRINews
