
Foto: Praja IPDN Jatinangor (TVRINews/Nirmala Hanifah)
Penulis: Nirmala Hanifah
TVRINews, Jatinangor
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menyampaikan apresiasinya atas semangat dan kedisiplinan para praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dalam mengikuti rangkaian pembekalan dari jajaran Kementerian Dalam Negeri.
Dimana, Bima Arya mengatakan dirinya melihat
langsung bagaimana para praja tetap semangat mengikuti kegiatan hingga larut malam dan tetap berolahraga pada pagi harinya.
"Ini hari terakhir, semalam praja sampai jam 11 mengikuti pembekalan dari jajaran Kemendagri, dari Pak Sekjen hingga para Dirjen. Pagi-pagi mereka tetap olahraga. Saya senang sekali melihat keseriusan mereka," ujarnya pada Kamis, 26 Juni 2025.
Tak hanya itu, ia mengatakan jika seragam Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang digunakan Praja saat ini merupakan simbol dari penegakan peraturan daerah dan keberpihakan pada ketertiban.
Baca Juga: Wamendagri Sidak Kamar Peserta Retret Kepala Daerah di IPDN Jatinangor
“Tadi saya titip pesan, ini baju kebanggaan penegak perda. Jadi ketegasan, keberpihakan pada aturan, itu menjadi impian warga,” tegasnya.
Selain itu, ia juga menyinggung pentingnya penanganan terhadap organisasi kemasyarakatan (ormas).
Ia menegaskan bahwa ormas-ormas yang memberikan kontribusi positif harus dibina, sementara yang meresahkan masyarakat perlu ditindak secara tegas.
“Ormas-ormas yang baik dibina agar memberi manfaat. Tapi ormas yang mengacau, membuat warga ketakutan, harus ditindak tegas. Kalau perlu, bila sudah melewati batas, direkomendasikan untuk dibubarkan ke Kementerian Hukum,” ujar Bima Arya.
Ia juga meminta kepada kepala daerah agar menyambangi para praja daerah, dengan tujuan untuk membangun motivasi dan komunikasi antara praja dan kepala daerah.
“Tujuannya agar mereka memberikan motivasi dan semangat kepada adik-adiknya. Adik-adik praja ini juga bisa menjadikan para kepala daerah sebagai teladan. Ini adalah proses awal agar ke depan tetap ada komunikasi, bimbingan, dan berbagi pengalaman. Nantinya juga akan ada penempatan-penempatan khusus dari kepala daerah,” pungkasnya.
Editor: Redaktur TVRINews
