
Penulis: Redaksi TVRINews
TVRINews-Jakarta
Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI memperkuat infrastruktur digital dan sistem transmisi berlapis untuk menjamin pemerataan siaran hingga wilayah pelosok.
Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI) melakukan percepatan transformasi teknologi penyiaran guna menyambut perhelatan Piala Dunia 2026.

Strategis ini diambil untuk memastikan seluruh masyarakat Indonesia, termasuk di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), dapat menikmati tayangan sepak bola berkualitas tinggi secara merata.
Sebagai institusi dengan jaringan terluas di tanah air, TVRI kini mengandalkan infrastruktur digital yang telah dimodernisasi.
Integrasi sistem siaran digital Digital Video Broadcasting Terrestrial Second Generation (DVB-T2), jaringan satelit kapasitas tinggi, serta pemantauan real-time melalui Network Operation Center (NOC) menjadi pilar utama dalam menjaga stabilitas distribusi siaran.
Direktur Teknik TVRI, Bernardus Satriyo Dharmanto, menegaskan bahwa kesiapan teknologi merupakan prioritas utama dalam menghadirkan ajang berskala global ini.
Ia menjelaskan bahwa TVRI telah menerapkan sistem redundansi atau jalur cadangan berlapis untuk memitigasi kendala teknis.
“Kami memastikan seluruh rantai penyiaran, mulai dari penerimaan feed internasional hingga transmisi ke pemancar daerah, berjalan dengan sistem redundansi berlapis. Jika terjadi gangguan pada satu jalur, sistem otomatis akan beralih ke jalur cadangan sehingga siaran tetap mengudara tanpa terputus,” ujar Satriyo dalam keterangan resminya yang dikutip selasa 24 Februari 2026.
Keandalan Sistem dan Konvergensi Jaringan
Modernisasi yang dilakukan tidak hanya menyasar pada kejernihan visual dan stabilitas audio, tetapi juga pada aspek konvergensi jaringan.
TVRI kini memperkuat layanan Over the Top (OTT) guna menjangkau audiens generasi muda yang cenderung mengonsumsi konten melalui perangkat seluler.
Dengan kombinasi distribusi berbasis satelit dan transmisi berbasis Internet Protocol (IP), TVRI mengklaim memiliki ketahanan siaran yang tangguh dalam berbagai kondisi teknis.
Standar Produksi Global
Selain penguatan infrastruktur di dalam negeri, TVRI juga menerjunkan tim teknis langsung ke negara tuan rumah Piala Dunia.
Tim tersebut dibekali dengan perangkat mutakhir, mulai dari kamera beresolusi tinggi (HD/4K) hingga perangkat live transmission berbasis bonded cellular.
Satriyo menambahkan bahwa mobilitas tim di lapangan didukung oleh encoder IP dan sistem pengiriman data berkecepatan tinggi, yang memungkinkan materi liputan sampai di Jakarta dalam hitungan detik.
“Tim kami dibekali perangkat transmisi mobile yang memungkinkan siaran langsung dari berbagai titik secara fleksibel,” pungkasnya.
Melalui sinergi teknologi ini, TVRI mempertegas perannya sebagai lembaga penyiaran yang adaptif terhadap standar global, sekaligus menjalankan fungsi pelayanan publik dalam memeratakan akses informasi dan hiburan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Editor: Redaksi TVRINews
