Penulis: Ricardo Julio
TVRINews, Pekalongan
Volume kendaraan yang melintasi jalur tol Trans Jawa menuju arah timur mengalami peningkatan signifikan pada Selasa, 17 Maret 2026. Berdasarkan data terbaru dalam rangka Operasi Ketupat Candi 2026, arus lalu lintas di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung mulai menunjukkan tren kepadatan, terutama kendaraan yang datang dari arah Jakarta menuju Semarang dan Solo.
Berdasarkan laporan resmi dari Kepala Pos Pengamanan (Kapospam) Kalikangkung, AKP Dimas, tercatat sebanyak 16.248 kendaraan telah keluar melalui GT Kalikangkung Exit menuju arah Semarang/Solo sejak pukul 06.00 WIB hingga 15.00 WIB.
Peningkatan volume kendaraan terlihat sangat tajam mulai pukul 11.00 WIB, dengan puncaknya terjadi pada pukul 14.00 hingga 15.00 WIB yang mencapai 2.591 kendaraan dalam satu jam.
Sebaliknya, untuk kendaraan yang masuk melalui GT Kalikangkung Entrance menuju arah Jakarta, situasi terpantau relatif stabil dengan total 6.193 kendaraan pada periode waktu yang sama. Hal ini mengonfirmasi bahwa pergerakan didominasi oleh arus mudik dari arah Barat.
Peningkatan arus kendaraan di ruas Tol Pemalang-Batang juga berdampak pada kapasitas kantong parkir di sepanjang jalur. Rest Area 338A Pekalongan menjadi salah satu titik yang mengalami kepadatan cukup tinggi.
Petugas di lapangan harus melakukan sistem buka-tutup di pintu masuk rest area guna menghindari antrean kendaraan yang mengular hingga ke bahu jalan tol.
Para pemudik diimbau untuk tidak memaksakan masuk ke rest area yang sudah penuh dan disarankan untuk mencari rest area berikutnya atau keluar sejenak ke jalur arteri untuk beristirahat guna menjaga kelancaran lalu lintas.
Hingga malam hari petugas gabungan masih bersiaga penuh di berbagai titik strategis untuk memastikan kelancaran arus. Para pengguna jalan diharapkan selalu mengecek kondisi fisik, kecukupan BBM, serta saldo kartu elektronik tol sebelum melanjutkan perjalanan.
Editor: Redaktur TVRINews
