Penulis: Lidya Thalia.S
TVRINews, Depok
Komitmen Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam meningkatkan kesejahteraan guru mendapat sambutan positif dari para pendidik di berbagai daerah. Kebijakan penyaluran tunjangan dinilai tak hanya memperkuat kondisi ekonomi guru, tetapi juga menjadi bentuk penghargaan atas peran strategis mereka dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Kemendikdasmen telah menyalurkan Aneka Tunjangan Guru kepada 400.179 guru, Tunjangan Khusus bagi 43.259 guru, serta insentif untuk 365.542 guru. Bantuan Subsidi Upah juga diberikan kepada 253.407 guru PAUD nonformal yang belum bersertifikasi. Sementara bagi guru ASN daerah, Tunjangan Profesi disalurkan kepada 1.482.430 guru, Tunjangan Khusus kepada 57.683 guru, dan Dana Tambahan Penghasilan bagi 191.200 guru.
Lebih Fokus dan Termotivasi
Guru PJOK di SDI Rata, Kabupaten Nagekeo, Ali Zaenal, mengaku telah menerima tunjangan profesi sejak 2017. Ia merasakan dampak langsung terhadap ketenangan dan fokus dalam mengajar.
“Dengan dukungan tunjangan profesi, saya bisa lebih berkonsentrasi meningkatkan kualitas pembelajaran tanpa terlalu terbebani kebutuhan ekonomi,”kata Ali dalam keterangan tertulis, Selasa, 10 Februari 2026.
Menurut Ali, tunjangan juga memotivasinya untuk menghadirkan metode pembelajaran yang lebih variatif dan memanfaatkan media digital agar proses belajar lebih efektif dan menarik.
Hal serupa disampaikan Guru SD Negeri Butuh 1, Kabupaten Kediri, Eka Nurviana Fatmawati, yang mulai menerima tunjangan pada 2020 setelah menyelesaikan PPG Prajabatan.
“Tunjangan ini membuat kami lebih fokus mendampingi murid tanpa harus khawatir berlebihan soal kebutuhan ekonomi,”ungkap Eka.
Dukung Pengembangan Kompetensi
Guru kelas 4 UPTD SDN Jurang Mangu Barat 03, Kota Tangerang Selatan, Arief Tirtana, memanfaatkan tunjangan profesi untuk mengikuti pelatihan pengelolaan sampah dan pendidikan lingkungan.
“TPG saya gunakan untuk meningkatkan kompetensi. Dampaknya juga terasa pada kesejahteraan keluarga,”kata Arief.
Sementara itu, Guru Seni Budaya di SMP Negeri 4 Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Nuvis Melodiana, menilai tunjangan melalui PPG Prajabatan sejak 2027 semakin memacu semangatnya dalam mengajar.
“Tunjangan ini menambah motivasi dan rasa tanggung jawab saya sebagai guru. Harapannya, program ini terus berlanjut dengan sistem yang semakin baik,” tuturnya.
Melalui berbagai skema tunjangan tersebut, Kemendikdasmen menegaskan komitmennya memperkuat kesejahteraan dan profesionalisme guru sebagai fondasi utama peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Editor: Redaktur TVRINews
