
Bantuan Kemanusiaan Indonesia untuk Korban Gempa Tiba di Vanuatu
Penulis: Redaksi TVRINews
TVRINews, Vanuatu
Bantuan kemanusiaan dari Pemerintah Indonesia tiba di Bandara Bauerfield, Port Vila, Sabtu (28/12) pagi waktu setempat.
Pengiriman bantuan ini dilakukan atas perintah Presiden Prabowo Subianto sebagai bentuk solidaritas terhadap Vanuatu pasca-gempa bumi berkekuatan M7,3 yang terjadi pada 17 Desember 2024.
Bantuan dengan total 50,5 ton, terdiri dari 21 jenis barang, diantaranya tenda, kebutuhan pokok, peralatan medis, hingga perahu karet, dibawa menggunakan tiga pesawat.
Serah terima bantuan dilakukan secara simbolis oleh Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto kepada pemerintah Vanuatu.
"Kami berharap bantuan ini meringankan beban masyarakat Vanuatu serta mempererat hubungan bilateral kedua negara," ujar Suharyanto.
Selain bantuan logistik, Indonesia juga mengirimkan Emergency Medical Team (EMT) dari Kementerian Kesehatan yang terdiri dari 15 orang untuk membantu pelayanan medis darurat di Vanuatu selama satu bulan.
Indonesia telah beberapa kali memberikan bantuan kepada Vanuatu, seperti pasca-Angin Topan Pam (2015) dan gempa pada Mei 2023.
Langkah ini menunjukkan komitmen Indonesia dalam mendukung penanggulangan bencana di kawasan Pasifik.
Plt Wakil Perdana Menteri Vanuatu Jotham Napat menyampaikan rasa terima kasih kepada Indonesia atas bantuan tersebut.
"Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kami yang terdampak bencana. Kami berharap hubungan kedua negara terus terjalin erat," ujarnya.
Bantuan kemanusiaan ini sekaligus menjadi simbol solidaritas dan komitmen Indonesia dalam memperkuat kerja sama antarnegara, terutama di bidang kemanusiaan dan kebencanaan.
Editor: Redaktur TVRINews
