
Tiket Angkutan Lebaran Kereta Api 2026 Mulai Laris
Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta
PT Kereta Api Indonesia (Persero) menetapkan masa Angkutan Lebaran 2026 berlangsung pada 11 Maret hingga 1 April 2026. Pada periode tersebut, KAI menyiapkan layanan terintegrasi guna mendukung mobilitas masyarakat saat arus mudik dan arus balik Idulfitri.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan seluruh tanggal keberangkatan dalam periode Angkutan Lebaran telah tersedia dan dapat dipesan sejak 15 Februari 2026.
“Hingga saat ini, baik tiket kereta reguler maupun tambahan sudah dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI dan kanal resmi lainnya. Kami mengimbau masyarakat segera merencanakan perjalanan agar dapat memilih jadwal dan relasi sesuai kebutuhan,” ujar Anne dalam keterangan tertulis yang dikutip oleh tvrinews.com, Senin, 16 Februari 2026.
Per 16 Februari 2026, penjualan tiket untuk keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026 telah mencapai 1.398.369 tiket. Angka tersebut masih berpotensi bertambah seiring proses pemesanan yang terus berlangsung.
Sejumlah tanggal mencatat transaksi tinggi, antara lain 24 Maret 2026 sebanyak 102.827 tiket, disusul 23 Maret 2026 sebanyak 99.921 tiket, 19 Maret 2026 sebanyak 95.331 tiket, serta 18 Maret 2026 sebanyak 92.248 tiket.
Ketersediaan tempat duduk pada berbagai relasi dan tanggal masih dapat dimanfaatkan pelanggan, dengan angka penjualan yang bergerak dinamis.
10 Kereta Api Terfavorit
Anne menyebut tren penjualan menunjukkan antusiasme masyarakat yang meningkat menjelang Lebaran. KAI terus memantau perkembangan tersebut untuk menjaga kesesuaian antara kapasitas angkut, keselamatan operasional, serta kenyamanan pelanggan.
“Bagi pelanggan yang belum memperoleh tiket pada relasi pilihan, kami menyarankan untuk mempertimbangkan alternatif tanggal keberangkatan, baik lebih awal maupun setelah hari yang direncanakan. Skema connecting train juga dapat menjadi opsi untuk menjangkau kota tujuan melalui kombinasi perjalanan yang tersedia,” ucap Anne.
Pemerintah memberikan insentif tarif sebesar 30 persen untuk perjalanan pada 14 hingga 29 Maret 2026. Kebijakan ini ditujukan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung pengelolaan mobilitas nasional selama periode Lebaran.
Menindaklanjuti kebijakan tersebut, KAI melaksanakan penugasan Angkutan Idulfitri 2026 dengan fokus pada kesiapan sarana, kelancaran operasional, dan pelayanan pelanggan.
“Kami mengajak masyarakat memanfaatkan momentum akhir pekan ini untuk berdiskusi bersama keluarga, menentukan tanggal terbaik, serta memilih rute perjalanan yang paling sesuai. Dengan perencanaan lebih awal, perjalanan Lebaran 2026 dapat dijalani dengan tenang, aman, dan nyaman,” tutur Anne.
Berdasarkan data sementara, berikut 10 kereta api dengan jumlah pelanggan tertinggi pada periode Angkutan Lebaran 2026:
- KA Airlangga relasi Pasar Senen–Surabaya Pasarturi (pp): 57.498 pelanggan
- KA Bengawan relasi Pasar Senen–Purwosari (pp): 47.403 pelanggan
- KA Serayu relasi Pasar Senen–Kiaracondong–Purwokerto (pp): 46.751 pelanggan
- KA Sri Tanjung relasi Ketapang–Lempuyangan (pp): 43.426 pelanggan
- KA Kahuripan relasi Kiaracondong–Blitar (pp): 41.433 pelanggan
- KA Sawunggalih relasi Kutoarjo–Pasar Senen (pp): 39.905 pelanggan
- KA Rajabasa relasi Kertapati–Tanjungkarang (pp): 37.299 pelanggan
- KA Pasundan Tambahan relasi Kiaracondong–Surabaya Gubeng (pp): 32.460 pelanggan
- KA Joglosemarkerto relasi Solo Balapan–Purwokerto–Tegal–Semarang Tawang–Solo Balapan (pp): 29.974 pelanggan
- KA Probowangi relasi Surabaya Gubeng–Ketapang (pp): 26.729 pelanggan
Editor: Redaksi TVRINews
