
Penulis: Redaksi TVRINews
TVRINews, Blora
Apresiasi dan ucapan terima kasih mengalir dari ratusan penarik becak lanjut usia di Pulau Jawa atas bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto. Bantuan tersebut disalurkan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat kecil.

Salah satu penerima manfaat, Sukri, penarik becak lansia berusia 77 tahun asal Kabupaten Blora, Jawa Tengah, tampak sumringah saat menerima bantuan tersebut di halaman Rumah Dinas Bupati Blora. Ia merasa sangat terbantu dengan adanya teknologi listrik pada becak barunya.
“Terima kasih Bapak Prabowo telah memperhatikan kita sebagai tukang becak ontel. Sekarang udah dikasih becak listrik yang lebih bagus. Mudah-mudahan becak ini bisa bermanfaat dan bisa mencukupi apa kebutuhan saya sehari-hari,” ujar Sukri.
Hingga saat ini, Yayasan GSN tercatat telah membagikan lebih dari 5.000 unit becak listrik kepada para penarik becak lanjut usia yang masih aktif mencari nafkah. Program ini dirancang untuk meringankan beban kerja fisik para lansia sekaligus meningkatkan produktivitas mereka di sektor informal.
Di Kabupaten Blora, sebanyak 100 unit becak listrik dibagikan kepada warga yang telah terdata oleh Dinas Sosial setempat. Sukri menceritakan bahwa selama ini menarik becak kayuh sangat menguras tenaga, terutama saat menghadapi medan jalan yang menanjak.
“Kalau jalannya lurus masih lumayan. Tapi kalau naik, harus dorong. Kalau dipaksa ya gimana, sudah tua,” katanya.
Sukri menambahkan bahwa pendapatannya selama ini sangat minim, maksimal hanya sekitar Rp40 ribu per hari, bahkan terkadang tidak mendapatkan penumpang sama sekali. Ia berharap becak listrik ini bisa membantunya mencari nafkah lebih lama demi membiayai pengobatan istrinya yang sedang sakit.
“Alhamdulillah (senang). Matur nuwun sama Pak Prabowo. Mudah-mudahan becak ini bisa mencukupi, bisa bermanfaat bagi keluarga saya,” ungkap Sukri.
Ia menceritakan kondisi keluarganya di mana sang istri sudah tiga tahun terbaring sakit akibat jatuh. “Udah 11 kali terapi, 11 tempat itu. Dulu waktu itu sempet mau dioperasi tapi punya kendala darah tinggi. Jadi gak bisa,” ujarnya.
Hal serupa juga disampaikan oleh Slamet Riyadi, penarik becak berusia 77 tahun lainnya. Pria yang telah mengabdikan diri selama 45 tahun sebagai penarik becak ini mendoakan kesehatan bagi Presiden.
“Terima kasih Pak Prabowo sudah dikasih bantuan becak listrik. Semoga Bapak panjang umur dan sehat selalu,” ujar Slamet.
Slamet berharap dengan armada baru ini, dirinya bisa lebih bersaing mendapatkan penumpang yang kini semakin jarang menggunakan jasa becak manual. Dengan adanya bantuan ini, pemerintah berharap para pekerja lansia dapat bekerja dengan lebih layak dan mendapatkan penghasilan yang lebih stabil untuk keluarga mereka.
Editor: Redaktur TVRINews
